Sejumlah Wartawan Senior, Deklarasikan Forum Jurnalis Batak (Forjuba)

JAKARTA EditorPublik.com – Sejumlah wartawan senior, diantaranya , Robinson Togap Siagian Wartawan Senior Anggota PWI Jakarta – Ketua Umum Yay LBH Pers Indonesia, Jamida Pasaribu Habeahaan Wartawan Sepuh Surat Kabar Sinar Indonesia Baru ( SIB) Medan dan Andi Aritonang Wartawan Senior Surat Kabar Waspada Medan, mendeklarasikan berdirinya Furum Jurnalis Batak,  Sabtu (25/7/2020) di Restoran Batak Ondihon Jakarta Timur.

Forum Jurnalis Batak
Forum Jurnalis Batak

Peserta rapat  berhasil merampungkan sejumlah agenda, seperti perumusan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) dengan Visi Membangun Kebersamaan Sesama Jurnalis Batak dan Misi : Mensejahterakan Anggota Jurnalis Batak.

Para sesepuh wartawan ini juga berhasil menetapkan secara resmi Panitia Deklarasi Forjuba, yang direncanakan pada bulan Oktober 2020, dengan susunan kepengurusan sebagai berikut: Ketua: Amri Simatupang, Wakil Ketua: Bonar Sihotang. Sekretaris: Hojot Marluga, Bendahara: Rifal Marbun. Seksi Seminar: Deddy Tambunan Ricardo, Seksi Hiburan: A Julio Simatupang, Seksi Publikasi/Perlengkapan: Victor Ambarita, Agus Panjaitan, Rigson Herianto LG. Seksi Konsumsi/Penerima Tamu:  Andi Aritonag dan Robinson Tongap Siagian. Seksi Undangan/Proposal: Hator Sianipar dan Hojot Marluga.

Baca Juga :  Kebakaran Lapas, Yasonna Laoly: Musibah Ini Tidak Boleh Terulang

Hojot Marluga, Wartawan Berita Tapian, Penulis dan Penyiar di Radio Pelita Kasih (RPK) dalam keterangan tertulisnya kepada EditorPublik.com mengatakan, berdirinya Forum Jurnalis Batak sudah sejak lama dirindu, “Barangkali sudah lima atau tujuh tahun kerinduan itu di benak para jurnalis senior asal Batak.” Tulisnya.

Dikisahkan Hojot, ide pembentukan fotum jurnalis Batak bermula sejak 19 Oktober 2018, pertemuan beberapa orang di Lapo Ondihon, Pramuka, Jakarta Timur kembali mengungkapkan kerinduan tersebut. Pertemuan saat itu dihadiri; Jamida Pasaribu, Andi Aritonang, Bonar Sihotang dan Hojot Marluga. Hasil dari perjumpaan itu sepakat untuk membuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, baru kemudian mengundang teman-teman yang lain.

Baca Juga :  Pendataan Keluarga 2021 Segera Dimulai, Ini Ketentuannya

Hojot Marluga mengisahkan pendirian Forjuba ini dengan mengutip ungkapan Batak menyebut, “hatop adong nadiaduna, leleng adong nadipaimana.” Paling tidak filosofi ungkapan ini sama-sama kita tahu artinya, walau lambat ada hal-hal yang positif, mesti disyukuri. Seperti menyambung benang merah dari benang terputus dari sebelumnya. Bermula sejak 19 Oktober 2018, pertemuan beberapa orang di Lapo Ondihon, Pramuka, Jakarta Timur kembali mengungkapkan kerinduan tersebut. Pertemuan saat itu dihadiri; Jamida Pasaribu, Andi Aritonang, Bonar Sihotang dan Hojot Marluga. Hasil dari perjumpaan itu sepakat untuk membuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, baru kemudian mengundang teman-teman yang lain.

Dipastikan, dalam waktu dekat, panitia segera bekerja dan panitia pun segera membuat profosal dan melengkapi susunan panitia. Ketua Panitia Amri Simatupang dan Wakil Ketua Bonar Sihotang sudah disepakati rapat dan diteguhkan mengantar sejarah FORJUBA. “ Karenanya mari kita topang dan bantu. Kita rindu agar deklarasi Oktober ini berjalan dengan baik dan legalitas wadah kita ini segera dilengkapi.” Pungkas Hojot. (Rigson Herianto)

Bagikan :