Presiden Jokowi Minta Pramuka Membuat Gerakan Kepedulian dan Disiplin Nasional.

JAKARTA EditorPublik.com – Gerakan Pramuka membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh, yang tahan banting, yang berakhlak mulia, dan yang inovatif,” kata Presiden dalam amanatnya saat ia memimpin upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang dihelat di Lapangan Utama, Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu sore, (14/8/2019)

Presiden Jokowi menyebutkan, bahwa Pramuka Indonesia adalah para pandu dengan jiwa dan karakter yang tangguh. Untuk itu Presiden berharap, Pramuka dapat membuat Gerakan kedisiplinan nasional dan kepedulian nasional.

” Untuk itu, saya meminta pramuka membuat dua gerakan nasional. Pertama, gerakan kedisiplinan nasional di mana seluruh anggota Pramuka Indonesia dapat turut serta mengajak semua anggota masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan. Kedua, gerakan kepedulian nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, peduli, dan saling berbagi.” Kata Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Jokowi: Tanpa Penerimaan Latar Belakang Yang Berbeda-Beda, Masyarakat Tidak Berkembang

Jokowi menyebutkan, dua gerakan ini bukan hanya untuk membantu penanganan masalah nasional akibat pandemi, tetapi juga akan semakin mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan sejati Pramuka Indonesia seperti tertuang dalam Dwidarma, Trisatya, dan Dasadarma Pramuka.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo berharap para kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, selaku ketua majelis pembimbing Gerakan Pramuka di daerah masing-masing, memberikan perhatian dan dukungan penuh pada kemajuan Gerakan Pramuka di daerah.

” Gerakan Pramuka adalah tempat berseminya calon-calon pemimpin bangsa di masa depan.” Imbuh Jokowi.

Gerakan Pramuka juga dipandang Presiden telah mencontohkan semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, serta mencontohkan upaya memanfaatkan kekayaan alam dan tradisi Indonesia yang dapat terus dikembangkan. Misalnya, penggunaan bambu dan kayu serta tali temali untuk membuat berbagai peralatan.

Baca Juga :  Banjir Kota Bekasi, 4 Korban Meninggal Dunia dan 391 Sekolah Terendam

“Pramuka bisa memanfaatkan tumbuhan dan hasil alam Indonesia sebagai bagian dari konsumsi para Pramuka ketika berkemah dan lainnya. Juga selalu terpanggil untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah dan bencana alam,” pungkas Kepala Negara. (Kris)

Bagikan :