Diskominfosantik Sosialisasikan Instrumen dan Desain Data Statistik Sektoral

KABUPATEN BEKASI EditorPublik.com -Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi mengundang 47 perangkat daerah dan 23 kecamatan untuk memberikan pemahaman mengenai Instrumen dan Desain Data Statistik Sektoral. Kegiatan itu juga mengundang perwakilan Badan Pusat Statistik yang digelar di Hotel Sakura, Cikarang Pusat pada Jum’at (17/11/2023).

Kepala Bidang Statistik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Intan Komala mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu perangkat daerah beserta kecamatan mengumpulkan data dan informasi. Mereka akan diberikan pemahaman kaitan kaidah dan instrumen yang sudah ditetapkan.

“Ini kita undang dari seluruh perangkat daerah, ada 47 OPD dan 23 kecamatan untuk diberikan bimbingan dan pemahaman,” jelas Intan.

Baca Juga :  Sosialisasi Anti Korupsi, Pemerintah Kota Bekasi Gandeng KPK

Mengenai materi yang diberikan dalam acara ini, yaitu seputar alat bantu yang diperlukan dalam pengumpulan data dan informasi yang ada di perangkat daerah masing-masing. Data ini kemudian akan diinput ke dalam Open Satu Data Kabupaten Bekasi yang bisa diakses publik.

Pendampingan ini, tambah Intan akan dilakukan secara kontinyu.

“Targetnya selalu ada. Tapi untuk saat ini semuanya dilakukan secara berkelanjutan,” sambungnya.

Dari hasil pantauannya, perangkat daerah masih perlu dibimbing untuk melengkapi data-data sektoralnya. Baik dari sisi pengumpulan maupun penginputan data dan informasi.

Dia berharap dengan kegiatan ini perangkat daerah bisa terbuka kaitan data apa saja yang butuh untuk diinput.

“Iya, seluruh data itu memang ada di perangkat daerah, dikumpulkan sesuai dengan tupoksinya,” ucapnya.

Baca Juga :  Dinas Koperasi dan UKM Kab Bekasi Sosialisasikan Pengadaan Barjas Bagi Pelaku Usaha Mikro

Perwakilan peserta Dinas Perikanan, Aang Panji Irawan mengatakan dalam kegiatan ini dia diberikan pemahaman bagaimana cara menampilkan data dan mengolahnya.

Dia berharap kegiatan ini ke depan akan terus berjalan dan perangkat daerah lainnya dapat memperoleh pengetahuan untuk mengelola data lebih mudah.

“Saya berharap teman-teman dari Dinas-dinas, seperti saya dari Dinas Perikanan jadi lebih mudah mengolah data, nanti disampaikan ke Diskominfosantik kemudian ke BPS Kabupaten dan Provinsi,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan :