Kota Bekasi Rajai Muaythai Porprov XV Jabar, Borong Enam Emas
KOTA BEKASI EditorPublik.com – Arena Muaythai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 menjadi panggung keberhasilan kontingen Kota Bekasi. Tampil impresif sepanjang pertandingan, para petarung Kota Patriot sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum setelah mengumpulkan 19 medali.
Koleksi tersebut terdiri dari enam medali emas, lima perak, dan delapan perunggu. Raihan itu sekaligus mengantarkan Kota Bekasi ke puncak klasemen perolehan medali, mengungguli Kabupaten Subang yang sebenarnya memiliki jumlah emas sama, tetapi kalah dalam perolehan medali perunggu.
Kabupaten Subang harus puas berada di posisi berikutnya dengan enam emas dan jumlah perunggu yang lebih sedikit, yakni empat keping. Sementara itu, Kabupaten Bekasi membayangi di posisi selanjutnya dengan empat emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Kota Tasikmalaya berada di urutan berikutnya dengan tiga emas, sedangkan Kota Bandung mengumpulkan dua emas, enam perak, dan empat perunggu.
Keberhasilan tersebut disambut penuh kebanggaan oleh Ketua Muaythai Kota Bekasi, Ardianto. Ia menilai pencapaian para atlet merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta persiapan panjang yang dijalani sebelum turun ke arena pertandingan.
Menurutnya, gelar juara umum bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi, melainkan juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet ke depan.
“Tentu kami merasa bangga dengan pencapaian ini, tapi tentunya diharapkan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet,” kata Ardianto kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan di Porprov kali ini tidak boleh membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi titik awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Ardianto berharap para petarung Kota Bekasi mampu meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman bertanding, sehingga ke depan dapat bersaing bukan hanya di level Jawa Barat, tetapi juga nasional hingga internasional.
“Impian kami ini tentu tidak berlebihan, karena setiap manusia punya mimpi dan cita-cita setinggi langit. Namun, tentu kami bersama para atlet Muaythai Kota Bekasi juga akan terus berlatih dan berusaha,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Muaythai, Deni Muhamad Ali, turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pertandingan. Ia memastikan seluruh rangkaian kompetisi yang berlangsung hampir satu pekan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Mulai dari pertandingan kategori culture hingga final combat, seluruh agenda dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. Pelayanan terhadap kontingen dari berbagai daerah juga menjadi perhatian panitia selama penyelenggaraan.
“Alhamdulillah selama hampir satu pekan, mulai dari pertandingan culture hingga final combat, semuanya berjalan tertib dan aman. Bahkan, pelayanan terhadap para kontingen tamu juga kita jaga betul agar dapat terlayani,” ujarnya.
Deni menambahkan, kedisiplinan atlet dan ofisial dalam menaati ketentuan pertandingan turut menjadi faktor penting kelancaran kompetisi. Sinergi panitia, perangkat pertandingan, dan seluruh kontingen membuat setiap agenda dapat berlangsung sesuai rencana.
Persaingan Ketat di Kategori Combat
Persaingan memperebutkan medali emas pada kategori combat juga berlangsung sengit. Sejumlah petarung dari berbagai kabupaten dan kota berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di masing-masing kelas.
Pada kelas 41 kilogram putri, Cateleya Ganie Fauzi dari Kabupaten Cianjur keluar sebagai juara. Sementara di kategori putra, Ihsan Pratama dari Kabupaten Bogor berhasil merebut medali emas.
Kelas U20 43 kilogram putri dimenangkan Jeisya Earlene Kalean Ozora dari Kota Bandung. Untuk kategori putra, Tandzira Filareal dari Kota Tasikmalaya tampil sebagai yang terbaik.
Kabupaten Bekasi turut mencatatkan prestasi melalui Hawa yang meraih emas kelas 45 kilogram putri. Adapun kelas putra di nomor yang sama dimenangkan Azka Refanka Junior dari Kota Tasikmalaya.
Pada kelas elite 48 kilogram putri, Syakira Intan Fadilah dari Kabupaten Sumedang berhasil naik ke podium tertinggi. Sementara Gransisco Suares dari Kabupaten Bekasi menjadi juara kategori putra.
Dominasi Kabupaten Bekasi berlanjut melalui Ananda Amerensi Milka Yolmen yang meraih emas kelas elite 51 kilogram putri.
Berikutnya, kelas elite 54 kilogram putri dimenangkan Putri Yaasin Sastrianie dari Kabupaten Garut. Sementara kategori putra menjadi milik Aggi Kusala Citta dari Kabupaten Bogor.
Di kelas 57 kilogram putri, Adisty Gracelia Lolaroh sukses meraih medali emas. Untuk kategori putra, Yosafat Riski dari Kota Bekasi berhasil keluar sebagai juara.
Kota Bekasi kembali menambah koleksi emas melalui Kalisom yang menjadi kampiun kelas 60 kilogram putri. Sedangkan Tovan Nopian dari Kabupaten Subang merebut emas kategori putra.
Pada kelas 63,6 kilogram, La Ode Rizalman dari Kota Bekasi berhasil menaklukkan persaingan dan meraih medali emas. Sementara Edwin Pratama Putra dari Kabupaten Sumedang keluar sebagai juara kelas 65 kilogram.
Satu lagi emas berhasil diamankan Kota Bekasi melalui Lambert Yarisetouw yang tampil sebagai juara kelas elite 67 kilogram.
Rangkaian hasil tersebut melengkapi keberhasilan Kota Bekasi menguasai persaingan Muaythai Porprov XV Jabar 2026. Gelar juara umum menjadi bukti kekuatan kontingen Kota Patriot sekaligus modal penting untuk menatap persaingan pada kejuaraan berikutnya. (Msk)

