Demi Kelancaran Truk Sampah, Dinas BMSDA Kota Bekasi Lebarkan Jalan Pangkalan 2 Sumur Batu

KOTA BEKASI EditorPublik.com – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya air (BMSDA) pada tahun anggaran 2021 lalu telah melaksanakan kegiatan proyek pelabaran jalan menambah lajur uraian transportasi di jalan Pangkalan 2 kelurahan Sumur Batu menuju lokasi TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantar gebang. Kepada awak media, Subrin Suntoro sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) pada bidang Bina Marga, Dinas BM dan SDA Kota Bekasi menuturkan bahwa pihaknya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah memberikan kontribusinya dan dukungannya atas kegiatan pelabaran jalan di pangkalan  2 Sumur Batu tersebut. Proyek yang dikerjakan oleh rekanan PT Bona Jati Mutiara dengan nilai proyek sebesar Rp 28. 867.648.346 tersebut dananya bersumber dari bantuan pemerintah DKI Jakarta atau yang lebih akrab didengar dengan anggaran dari Bandek (Bantuan DKI).

Baca Juga :  Dinas LH Kota Bekasi, Sidak Pabrik Diduga Buang Limbah Sembarangan

“Kita harapkan lalu lintas truk persampahan dari DKI Jakarta menuju TPST Bantar Gebang akan semakin lancar dengan telah dibangunnya atau dilebarkannya ruas jalan ini. Pada awal-awalnya truk sampah hanya melintasi jalur jalan pangakalan 5 menuju TPST Bantar Gebang, namun seiring  dengan bertambahnya volume pengangkutan sampah maka ditambahkanlah kini jalur jalan pengangkutan sampah yang melintas dari pangkalan 2 Sumur Batu menuju TPST bantar Gabang”, ujar Subrin. 

Kita harapkan pula, untuk tahun ini (2022/red) proyek pelabaran jalan dapat dirampungkan , sebab kendala npembebasan lahan milik  warga untuk satu bidang masih menjadi kendala yang belum terselesaikan , kita harakan dinas terkait yaitu dinas Perkimtan  segera dapat menuntaskan urusan pembebasanm loahan tertsebut agar pkegitan pelabaran jalan dapat ditrampungkjab seluruhnya, ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Bekasi Benahi Jalur Mudik

Lebih jauh Subrin Suntoro menjelaskan sangat berterima kasih pula kepada pihak rekanan karena mampu mengerjakan seluruh item pekerjaan dengan baik dan dengan waktu yang tersedia. “kita sangat mengetahui bahwa berbagai kendala dan permasalahan di lapangan pada saat proyek itu dikerjakan sangat berat, namum Alhamdulillah, semua masalah dan kendala dapat teratasi dengan baik”, timpalnya.

Elemen masyarakat berharap agar ke depan proyek pelabaran lalan dapat dirampungkan sebab dengan dibangunnya jalan tersebut menjadi dua jalur akan sangat membantu lancarnya transportasi, mengingat di kawasaan terseburt banyak berdiri industri-industri dan pabrik yang lalu lalang  melintas.

Lebih jauh, terkait pembebasan lahan yang dilakasanakan oleh dinas Perkimtan, kepala seksi perencanaan dan pengadaan lahan Usman Sufirman menuturkan kepada awak media bahawa pembebasan lahan yang dilalukan juga didanai dari bantuan provinsi DKI (Bandek) untuk lebar jalan kiri dan kanan rata-rata 3-5 meter yang disesuaikan dengan kebutuhan pelebaran jalan. “total ada 132 bidang dan masih ada yang harus dikonsultasikan” ujarnya  (HS).

Bagikan :