Sempat Memimpin, Sepak Bola Putra Kota Bekasi Dipaksa Menyerah 1-2 oleh Subang
KOTA BEKASI EditorPublik.com –
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Tim Sepak Bola Putra Kota Bekasi gagal mengamankan kemenangan setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh Kabupaten Subang dalam lanjutan penyisihan Grup A Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Bertanding di Stadion MJCC, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Sabtu (7/11/2026), Kota Bekasi sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Tuan rumah bahkan lebih dulu memimpin melalui gol Airlangga yang membawa harapan untuk mengamankan hasil positif.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Kabupaten Subang mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Sulaeman. Gol itu mengubah momentum pertandingan. Subang semakin percaya diri membangun serangan hingga akhirnya Sendi Saiful Rohman berhasil mencetak gol kedua.
Gol tersebut sekaligus membalikkan keadaan. Dari posisi tertinggal, Kabupaten Subang berbalik unggul 2-1 atas Kota Bekasi.
Tertinggal satu gol, tuan rumah berusaha mengejar ketertinggalan sebelum babak pertama berakhir. Namun, hingga turun minum, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Subang pun membawa keunggulan 2-1 ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Kota Bekasi tampil lebih agresif. Serangan demi serangan dilancarkan untuk memburu gol penyeimbang. Sejumlah peluang sempat tercipta, tetapi belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Sementara itu, Kabupaten Subang memilih bermain lebih disiplin dengan menjaga organisasi pertahanan. Setiap upaya tuan rumah untuk menembus lini belakang berhasil diredam.
Kota Bekasi terus berupaya menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat peluang demi peluang terbuang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Kabupaten Subang sukses mempertahankan keunggulan 2-1 sekaligus membawa pulang kemenangan dari markas Kota Bekasi.
Kekalahan ini menjadi hasil pahit bagi skuad tuan rumah. Sempat berada di atas angin, Kota Bekasi justru harus kehilangan poin setelah gagal menjaga keunggulan dan memaksimalkan peluang sepanjang pertandingan. (Msk)

