Bekasi RayaBerita UtamaOlahragaPorprov Jabar

Gulat Porprov Jabar 2026 Memanas, Kota Bekasi Tempel Ketat Bandung

KOTA BEKASI EditorPublik.com – Persaingan perebutan gelar juara cabang olahraga (cabor) gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 semakin sengit. Kota Bandung untuk sementara masih bertengger di puncak klasemen, namun Kota Bekasi sebagai tuan rumah terus membayangi dan berpeluang memperkecil jarak pada sisa pertandingan.

Hingga berakhirnya pertandingan hari kedua yang berlangsung di GOR Kota Bekasi, Selasa hingga Rabu, kontingen Kota Bandung memimpin perolehan medali dengan raihan tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.

Sementara itu, Kota Bekasi berada di posisi ketiga dengan koleksi satu medali emas, empat perak, dan dua perunggu. Meski belum berada di posisi teratas, hasil tersebut membuat kontingen berjuluk Patriot tetap berada dalam persaingan ketat di papan atas klasemen.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Cabor Gulat Porprov XV Jawa Barat 2026, Muhammad Holil, mengatakan sebanyak 10 medali emas telah diperebutkan dalam dua hari pertama pertandingan.

“Sejak pertandingan hari Selasa hingga Rabu, sudah ada 10 medali emas yang diperebutkan dan diraih oleh sejumlah kontingen,” ujar Holil.

Di antara para pesaing, Kabupaten Bandung Barat menempati posisi keempat dengan satu emas, dua perak, dan empat perunggu. Berikutnya, Kota Cirebon mengoleksi satu emas dan satu perak, sedangkan Kabupaten Cirebon membukukan satu emas dan dua perunggu.

Sejumlah daerah lainnya juga mulai menunjukkan hasil positif. Kabupaten Garut mengantongi satu medali perak. Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta masing-masing mengoleksi tiga dan dua perunggu.

Adapun Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Majalengka, serta Kota Banjar masing-masing telah menyumbangkan satu medali perunggu.

Holil menegaskan, persaingan masih jauh dari kata selesai. Pasalnya, dari total 25 kelas yang dipertandingkan, masih terdapat 15 kelas yang belum memperebutkan medali. Kondisi ini membuka peluang bagi setiap kontingen untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bagi Kota Bekasi, sisa pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting untuk mengejar ketertinggalan sekaligus mendekati target yang telah ditetapkan.

“Hari ini masih ada 15 kelas yang akan diperebutkan. Kemungkinan besar Kota Bekasi bisa menambah satu medali emas. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar atlet-atlet kami bisa memberikan hasil terbaik,” kata Holil, Sabtu (7/1/2026).

Kontingen tuan rumah sendiri membidik enam medali emas sebagaimana target yang dicanangkan Pengurus Cabang Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengcab PGSI) Kota Bekasi.

Hingga hari kedua, target tersebut memang masih menyisakan pekerjaan besar karena baru satu medali emas yang berhasil diamankan. Namun, jajaran pelatih dan atlet belum kehilangan optimisme. Mereka bertekad memaksimalkan seluruh peluang pada pertandingan tersisa.

“Target emas dari Pengcab sebanyak enam medali. Alhamdulillah, sampai saat ini baru memperoleh satu emas. Mudah-mudahan pada hari Sabtu kami bisa tampil maksimal dan mencapai target tersebut,” pungkas Holil.

Dengan masih tersisanya 15 kelas pertandingan, perebutan posisi puncak klasemen gulat Porprov Jabar 2026 dipastikan belum berakhir. Kota Bandung boleh memimpin sementara, tetapi Kota Bekasi masih memiliki peluang untuk membuat kejutan di hadapan publik sendiri. (Msk)