Bekasi RayaBerita UtamaOlahragaPorprov Jabar

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Janjikan Bonus Rp100 Juta untuk Atlet Peraih Emas

CIKARANG BEKASI EditorPublik.com – Kabupaten Bekasi mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Sebanyak 1.100 personel kontingen Porprov resmi dilepas Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja untuk memperjuangkan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Pelepasan kontingen yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada atlet pelajar dan penggiat olahraga berprestasi itu berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Asep menyatakan optimistis kontingen Kabupaten Bekasi mampu bersaing dengan daerah lain dan menorehkan hasil membanggakan. Ia meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan bertanding dengan menunjukkan kemampuan terbaik, terlebih Porprov menjadi ajang pembuktian hasil pembinaan olahraga yang selama ini berjalan di Kabupaten Bekasi.

Kontingen Porprov Kabupaten Bekasi diperkuat 1.100 personel yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan turun pada 56 cabang olahraga dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026.

Asep menekankan bahwa perjuangan para atlet tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Lebih dari itu, setiap peserta membawa tanggung jawab menjaga kehormatan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya berpesan kepada seluruh kontingen agar menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Saudara tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga kehormatan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Untuk memacu semangat para atlet, Pemkab Bekasi juga menyiapkan apresiasi berupa bonus bagi peraih medali. Atlet yang berhasil membawa pulang emas akan memperoleh Rp100 juta, perak Rp75 juta, sedangkan perunggu Rp50 juta.

Besaran bonus tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap perjuangan atlet yang mampu mengukir prestasi. Asep menegaskan, pemberian apresiasi merupakan komitmen Pemkab Bekasi dalam mendukung perkembangan olahraga sekaligus menghargai dedikasi para pejuang olahraga daerah.

Meski demikian, Asep mengakui dukungan anggaran penyelenggaraan tahun ini tidak sebesar empat tahun sebelumnya karena menyesuaikan kondisi fiskal daerah. Ia berharap keterbatasan tersebut tidak menjadi penghambat bagi atlet untuk tetap tampil maksimal dan berjuang meraih prestasi.

Selain mengirimkan kontingen Porprov, Kabupaten Bekasi juga mempersiapkan 66 atlet, pelatih, dan ofisial untuk berlaga pada Peparda VII Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 28 November mendatang.

Kepada para atlet disabilitas, Asep secara khusus menyampaikan pesan agar tidak kehilangan kepercayaan diri dan tetap memiliki semangat juang tinggi. Menurutnya, kondisi fisik bukan alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam meraih prestasi olahraga.

“Tunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Saya berharap seluruh kontingen dapat bertanding dengan penuh percaya diri, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Bekasi juga memberikan penghargaan kepada atlet pelajar dan penggiat olahraga yang telah mengharumkan nama daerah sepanjang 2025. Penghargaan diberikan atas capaian dalam sejumlah kompetisi, di antaranya POPDA XIV Jawa Barat, PEPARDA, PEPARPENAS IV Jawa Barat, PEPARNAS XVII Jakarta, POPNAS XVII Jakarta, serta PORNAS VIII Nusa Tenggara Barat.

Asep mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan para penerima penghargaan. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi pemantik semangat bagi atlet lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan prestasi lebih tinggi.

Dengan kekuatan 1.100 personel di Porprov dan 66 personel di Peparda, Kabupaten Bekasi kini bersiap menghadapi persaingan olahraga Jawa Barat. Targetnya bukan sekadar berpartisipasi, melainkan menunjukkan kualitas pembinaan dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. (Meha)