Bekasi RayaBerita UtamaKesehatan

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Pastikan Stok Obat Aman Pascabanjir

KOTA BEKASI EditorPublik.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menegaskan bahwa stok obat di semua fasilitas kesehatan milik pemerintah kota tersedia dalam jumlah cukup untuk menghadapi lonjakan keluhan kesehatan pascabanjir. Jaringan pelayanan kesehatan di puskesmas tetap beroperasi dan siap melayani warga terdampak.

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, mengatakan persediaan obat telah terdistribusi dengan baik ke seluruh fasilitas kesehatan. Tim Gerak Cepat (TGC) Surveilans di setiap puskesmas juga siaga memantau potensi wabah penyakit setelah banjir.

“Stok obat-obatan aman dan sudah terdistribusi. Tim Gerak Cepat (TGC) Surveilans di seluruh puskesmas juga tetap siaga memantau sebaran potensi wabah,” ujar Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, Jumat (30/1/2026).

Satia mengingatkan masyarakat bahwa kontak langsung antara kulit dengan air atau tanah yang terkontaminasi bakteri Leptospira dapat membahayakan kesehatan. Karena itu, ia meminta warga tidak membersihkan area banjir tanpa menggunakan alas kaki yang tepat untuk mengurangi risiko infeksi.

Ia menekankan pentingnya penggunaan sepatu boots saat membersihkan lumpur banjir agar bakteri tidak masuk melalui pori kulit atau luka terbuka di kaki.

Selain upaya fisik tersebut, Satia mengajak warga memperkuat penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Warga diminta memastikan air minum dimasak sampai mendidih dan mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di area bekas banjir untuk memperkecil kemungkinan terserang penyakit.

Satia juga meminta masyarakat peka terhadap gejala penyakit yang sering muncul pascabanjir seperti demam tinggi mendadak dan nyeri otot, terutama pada bagian betis. Warga yang mengalami gejala tersebut diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat karena penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. (Msk)