Longsor TPST Bantargebang Kembali Makan Korban, Truk dan Pekerja Tertimbun Gunungan Sampah
KOTA BEKASI EditorPublik.com – Peristiwa longsor gunungan sampah kembali terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.43 WIB.
Material sampah dari Zona IV dilaporkan longsor dan menimpa sejumlah kendaraan pengangkut sampah serta bangunan di sekitar lokasi.
Berdasarkan penuturan di lokasi kejadian, diduga empat orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Para korban terdiri dari sopir truk pengangkut sampah dan pemulung yang berada di sekitar area saat kejadian..
Selain korban jiwa, dua unit truk pengangkut sampah dilaporkan terseret longsoran material hingga jatuh ke aliran kali yang berada di sekitar area pembuangan.
Saksi mata menyebutkan, peristiwa terjadi ketika sejumlah truk tengah mengantre untuk membuang muatan di zona aktif.
“Tiba-tiba gunungan sampah yang tinggi runtuh dan meluncur ke bawah. Material sampah menghantam kendaraan yang berada di jalur antrean dan menimbun sebuah warung di tepi kawasan pembuangan,” kata Misan, seorang warga yang membantu evakuasi korban.

Saat ini, terlihat petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bersama pengelola TPST Bantargebang serta relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.
Proses evakuasi masih berlangsung dengan bantuan alat berat. Ketebalan timbunan sampah yang mencapai beberapa meter menyulitkan proses penyisiran di lokasi longsor.
Sejumlah pekerja dan warga sekitar menyebutkan bahwa area yang longsor berada di Zona IV, yang sebelumnya disebut sebagai zona cadangan. Namun dalam praktiknya, zona tersebut kerap digunakan untuk menampung limpahan sampah ketika zona aktif telah penuh.
Kondisi tersebut diduga membuat struktur gunungan sampah menjadi tidak stabil. Volume sampah yang terus masuk setiap hari juga menambah tekanan pada timbunan sehingga meningkatkan risiko longsor.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola TPST Bantargebang maupun Pemerintah DKI Jakarta terkait jumlah pasti korban dan penyebab pasti kejadian. Proses evakuasi masih terus berlangsung. (Msk)

