M.Solikhin Peringkat Pertama Seleksi Sekda Kota Bekasi
KOTA BEKASI, EditorPublik.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Muhammad Solikhin, menempati peringkat pertama dalam hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Tahun 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi Panitia Seleksi (Pansel) yang dipublikasikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi pada Rabu (28/10/2026), Muhammad Solikhin memperoleh nilai 84,29.
Posisi kedua ditempati Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Arief Maulana, dengan nilai 81,04. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar, berada di peringkat ketiga dengan nilai 80,40.
Hasil tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 800.1.2.6/12-Pansel.JPTP-SD/2026 tentang Penetapan Peserta yang Dinyatakan Lulus Tiga Besar Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Sekda Kota Bekasi Tahun 2026.
Penetapan tiga besar tersebut mengacu pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 51955/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 8 Oktober 2026 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Bekasi.
Selain itu, proses tersebut didasarkan pada Surat Gubernur Jawa Barat Nomor 9815/KPG.07/BKD tanggal 13 Oktober 2026 mengenai rekomendasi persetujuan pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Bekasi.
Tiga Kandidat Jalani Tes Kesehatan
Setelah pengumuman tiga besar, ketiga kandidat dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) secara mandiri pada Kamis (29/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB, di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut harus diserahkan kepada Sekretariat Panitia Seleksi paling lambat Jumat (30/10/2026).
Tahapan ini menjadi bagian dari proses lanjutan sebelum penetapan dan pengangkatan pejabat Sekda definitif.
Sebelumnya, seleksi terbuka tersebut diikuti empat peserta yang lolos seleksi administrasi dan rekam jejak, yakni Muhammad Solikhin, Arief Maulana, Dinar Faizal Badar, dan Dede Tito Ismanto, yang merupakan Staf Ahli Wali Kota Banjar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan.
Dengan ditetapkannya tiga nama tersebut, proses seleksi Sekda Kota Bekasi memasuki tahap akhir. Namun, penetapan peringkat pertama tidak serta-merta berarti Muhammad Solikhin telah resmi menjabat sebagai Sekda definitif.
Keputusan pengangkatan pejabat definitif tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, masa tugas Sekda Kota Bekasi saat ini, Junaedi, dijadwalkan berakhir pada 31 Oktober 2026. Pergantian kepemimpinan birokrasi tersebut menjadi perhatian karena Sekda memiliki peran strategis dalam membantu kepala daerah mengoordinasikan administrasi pemerintahan, perangkat daerah, serta pelaksanaan kebijakan pembangunan.
Hasil seleksi tiga besar ini menjadi dasar bagi proses lanjutan pengisian jabatan Sekda Kota Bekasi, yang akan menentukan pejabat untuk melanjutkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. (Meha)

