Bekasi RayaBerita UtamaPolitikTeknologi

Tersedia 32 Ribu Lowongan Kerja, Tri Adhianto Dampingi KDM Sosialisasikan Aplikasi Nyari Gawe

KOTA BEKASI EditorPublik.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM dalam sosialisasi aplikasi Nyari Gawe yang dirangkaikan dengan bursa kerja daring, Senin (26/10/2026). Platform digital ini menyediakan lebih dari 32 ribu lowongan kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Aplikasi Nyari Gawe dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui jalur rekrutmen resmi. Layanan ini diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh informasi pekerjaan sekaligus mencegah praktik percaloan dan pungutan liar (pungli).

Tri Adhianto mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap aplikasi Nyari Gawe cukup tinggi meskipun platform tersebut baru beberapa hari diperkenalkan. Hal itu terlihat dari sejumlah lowongan yang jumlah pendaftarnya telah melampaui kapasitas yang tersedia.

“Sekarang sudah tidak ada waktunya lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga masyarakat yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi juga warga dari luar daerah yang masih mengandalkan sistem perekrutan tenaga kerja secara tatap muka,” ujar Tri.

Menurut Tri, masyarakat perlu memanfaatkan aplikasi Nyari Gawe untuk mencari informasi lowongan dan mengikuti proses pendaftaran melalui saluran resmi tanpa membayar perantara.

Aplikasi Nyari Gawe Buka Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

Selain menyediakan informasi lowongan kerja di dalam negeri, aplikasi Nyari Gawe juga memuat peluang kerja di luar negeri melalui informasi dari perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI).

Tri mengingatkan pencari kerja agar memastikan legalitas perusahaan penempatan sebelum menerima tawaran bekerja ke luar negeri. Langkah ini penting untuk menghindari penempatan ilegal yang berisiko terhadap keselamatan, kepastian pekerjaan, dan perlindungan hukum pekerja migran.

Aplikasi Nyari Gawe menyasar pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK hingga sarjana. Kesempatan bagi pelamar hingga usia 45 tahun juga tersedia sesuai kualifikasi dan persyaratan masing-masing perusahaan.

Program ini diharapkan turut membantu mengatasi persoalan ketenagakerjaan di Kota Bekasi, yang tingkat penganggurannya disebut berada di kisaran 7 persen.

Bursa Kerja Daring Jawa Barat Sediakan 2.887 Lowongan

Pada pelaksanaan pekan ini, bursa kerja daring menyediakan 2.887 lowongan kerja dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan. Kesempatan tersebut mencakup pekerjaan di dalam negeri maupun luar negeri.

Kegiatan ini telah memasuki edisi keenam dan diselenggarakan secara bergilir setiap pekan di berbagai kawasan industri dan perusahaan di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong perusahaan agar aktif mengunggah dan memperbarui informasi lowongan melalui aplikasi Nyari Gawe. Partisipasi perusahaan dinilai penting untuk memperluas pilihan pekerjaan dan menjangkau lebih banyak pencari kerja.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat juga menyebarkan informasi lowongan dari mitra P3MI melalui media sosial resmi. Upaya ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi penempatan kerja yang lebih jelas dan memeriksa legalitas perusahaan sebelum melamar.

Dengan ketersediaan lebih dari 32 ribu lowongan kerja, aplikasi Nyari Gawe diharapkan menjadi salah satu kanal pencarian kerja di Jawa Barat yang mudah diakses, transparan, dan membantu masyarakat terhindar dari praktik percaloan tenaga kerja. (Msk)