Bekasi RayaBerita UtamaOlahragaPorprov Jabar

Tak Diunggulkan, Ramdan Justru Sumbang Emas Perdana Angkat Besi Kota Bekasi

KOTA BEKASI EditorPublik.com – Kejutan besar datang dari arena angkat besi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. M. Ramdan Suseno, atlet yang sebelumnya hanya menempati peringkat ketiga pada Babak Kualifikasi (BK), sukses membalikkan prediksi dengan merebut medali emas di kelas 56 kilogram putra.

Penampilan impresif Ramdan sekaligus menjadi emas perdana bagi cabang olahraga (cabor) angkat besi Kota Bekasi dalam pesta olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut.

Tampil penuh percaya diri, Ramdan mencatatkan total angkatan 226 kilogram. Rinciannya, 101 kilogram pada angkatan snatch dan 125 kilogram pada clean and jerk.

Catatan tersebut membuatnya tak terkejar oleh para pesaing. Taufiq Ridho Saputra dari Kabupaten Indramayu harus puas dengan medali perak setelah membukukan total angkatan 219 kilogram. Sementara Deryanto dari Kabupaten Sukabumi menempati posisi ketiga dengan total angkatan 218 kilogram.

Hasil ini menjadi kejutan tersendiri. Sebab, jika merujuk hasil BK, Ramdan bukanlah atlet yang difavoritkan untuk berdiri di podium tertinggi. Saat itu, atlet Kabupaten Sukabumi berada di posisi pertama, sedangkan wakil Kabupaten Bandung Barat (KBB) menempati urutan kedua.

Namun, persaingan di arena Porprov berbicara lain. Ramdan justru tampil lebih efektif dengan menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih. Ia tidak terpancing mengikuti ambisi lawan yang memasang angkatan tinggi, melainkan tetap fokus pada perhitungan sendiri.

Pelatih angkat besi Kota Bekasi, H. Sodikin, mengaku bangga dengan keberhasilan anak asuhnya tersebut. Menurutnya, kemenangan Ramdan merupakan buah dari perhitungan strategi, pengalaman pelatih, serta kedisiplinan atlet dalam mengikuti arahan selama pertandingan.

“Alhamdulillah, padahal ini tidak diperhitungkan. Waktu BK dia nomor tiga. Nomor satunya Sukabumi, kedua KBB. Tetapi dalam pertandingan ternyata ada strategi. Saya tidak mau terpancing dengan angkatan tinggi lawan. Saya tetap pada strategi yang sudah diperhitungkan,” ungkap Sodikin, Sabtu (7/11/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pertandingan, seluruh atlet telah diberikan motivasi agar tidak minder menghadapi lawan yang secara hasil kualifikasi berada di atas mereka. Sodikin meminta anak asuhnya tetap percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik di arena.

Di balik keberhasilan tersebut, Sodikin juga menyinggung kondisi tempat pembinaan angkat besi Kota Bekasi yang kini telah dirobohkan. Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, ia menegaskan kondisi itu tidak boleh mematahkan semangat atlet untuk terus berprestasi.

“Kita buktikan bahwa kita punya prestasi. GOR kita sudah dirobohkan tanpa kata-kata, tanpa ada pertanyaan atau alasan apa. Saya bilang kepada anak-anak, pokoknya semangat. Alhamdulillah hari ini bisa membuktikan,” tegasnya.

Bidik Lima Emas

Keberhasilan Ramdan menjadi modal awal bagi tim angkat besi Kota Bekasi untuk mengejar target medali berikutnya. Sodikin berharap kemenangan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri atlet lain yang masih akan bertanding.

Ia mengungkapkan, target awal yang dibebankan kepada tim sebenarnya mencapai tujuh medali emas. Namun, dirinya memasang target realistis sebanyak lima emas.

“Target awal diminta tujuh emas, tetapi saya sampaikan lima emas saja. Mudah-mudahan bisa tercapai. Insyaallah, dengan hasil hari ini, kami semakin optimistis,” katanya.

Bagi Ramdan, medali emas Porprov 2026 memiliki arti lebih dari sekadar kemenangan. Prestasi tersebut menjadi jawaban atas perjuangannya selama ini, setelah dalam sejumlah kompetisi sebelumnya lebih sering harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.

Tak heran, kebahagiaannya begitu terasa setelah namanya dipastikan menjadi yang terbaik di kelas 56 kilogram putra.

“Ya, saya sangat-sangat senang. Setiap pertandingan sebelumnya juara dua, juara tiga, juara tiga. Alhamdulillah sekarang emas. Memang ini masa-masa Porprov yang dinanti-nanti sama saya,” tutur Ramdan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada H. Sodikin dan seluruh jajaran pelatih yang selama ini memberikan bimbingan serta pendampingan hingga dirinya mampu mencapai podium tertinggi.

Apresiasi serupa disampaikan kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto, yang menjadi orang tua asuh cabor angkat besi.

Menurut Ramdan, dukungan yang diberikan sangat membantu kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan. Mulai dari uang saku hingga berbagai fasilitas penunjang, semuanya menjadi bagian penting dalam mendukung perjuangan mereka di Porprov.

“Sangat senang. Jadi dapat uang saku, pokoknya difasilitasi sama Pak Idi. Dikasih banyak, mobil ada, kaos, banyak pokoknya,” ujarnya.

Emas perdana yang dipersembahkan Ramdan kini menjadi pemantik semangat bagi kontingen angkat besi Kota Bekasi. Kemenangan yang lahir dari posisi tidak diunggulkan itu sekaligus membuktikan bahwa hasil kualifikasi bukan jaminan hasil akhir.

Dengan strategi yang tepat, ketenangan di arena, dan mental bertanding yang kuat, Ramdan membuka jalan bagi angkat besi Kota Bekasi untuk memburu tambahan medali emas di Porprov XV Jawa Barat 2026. (Msk)