Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun Hadapi Ujian di Kongres Persatuan
BERITA EDITORIAL
Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menghadapi ujian berat menjelang Kongres Persatuan yang akan digelar di Cikarang, 29-30 Agustus 2025. Agenda ini menjadi penentu arah kepemimpinan PWI periode 2025-2030 sekaligus ajang penyatuan organisasi.
Hendry sebelumnya diterpa tuduhan penyalahgunaan dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Namun, isu tersebut kandas setelah Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2Lid) pada 10 Juni 2025. Audit akuntan publik independen juga menegaskan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan dana sponsorship UKW hasil kerja sama dengan Forum Humas BUMN.
Meski tuduhan itu telah terbantahkan, polemik internal PWI belum reda. Sejumlah pengurus tetap mengklaim Kongres Luar Biasa (KLB) sah, meskipun kepengurusan Hendry telah mengantongi SK Kemenkumham Nomor AHU 0000946.AH.01.08/2024 tertanggal 9 Juli 2024. PWI KLB sendiri hanya bermodalkan akta notaris yang belakangan diduga berisi keterangan palsu.
Kongres Persatuan diharapkan menjadi momentum mengakhiri konflik internal PWI dan tarik-menarik klaim kepengurusan. Kongres ini diharapkan dapat menyatukan kembali PWI, sehingga organisasi bisa kembali fokus pada peningkatan kualitas anggota dan perjuangan kemerdekaan pers.
Sebagai bentuk komitmen penyatuan, Hendry yang terpilih secara demokratis dalam Kongres PWI di Bandung, 26-27 September 2023, bersedia mempercepat pelaksanaan kongres, meskipun masa jabatannya seharusnya berakhir pada 2028. (Redaksi)