RSUD Jatisampurna Bersama PMI Kota Bekasi Sukses Gelar Donor Darah
KOTA BEKASI EditorPublik.com – RSUD Jatisampurna bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah di Gedung C Lantai 3 RSUD Jatisampurna, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi kemanusiaan.

Sebagai rumah sakit yang telah memiliki Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), RSUD Jatisampurna terus berkomitmen menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Sinergi dengan UTD PMI Kota Bekasi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan darah yang aman, berkualitas, dan siap digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan donor darah terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan sesuai standar yang berlaku. Persyaratan tersebut meliputi usia 17 hingga 60 tahun bagi pendonor pertama, berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah 90/60 mmHg hingga 160/100 mmHg, kadar hemoglobin 12,5 hingga 17,0 g/dL, serta berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Selain itu, calon pendonor dianjurkan telah beristirahat cukup, memberi jeda minimal tiga jam setelah makan terakhir, serta tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam tiga hari terakhir, kecuali vitamin, obat hipertensi, dan herbal murni. Sementara itu, peserta yang baru mengonsumsi alkohol, mengalami demam, batuk atau pilek, menjalani tindakan seperti tato, tindik, bekam, akupuntur, maupun memiliki riwayat operasi, transfusi darah, kecelakaan, atau melahirkan dalam masa penundaan, belum diperkenankan mendonorkan darah demi menjaga keselamatan pendonor maupun penerima darah.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi. Sebanyak 67 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor yang terdiri atas pegawai RSUD Jatisampurna, keluarga pasien, hingga masyarakat umum.
Setelah melalui pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, dan wawancara medis, sebanyak 34 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara peserta lainnya belum dapat mendonorkan darah karena belum memenuhi persyaratan medis.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Jatisampurna, Dwi Sudarwanto, AMK., SKM, mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan wujud kolaborasi antara RSUD Jatisampurna dan UTD PMI Kota Bekasi dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak masyarakat sebagai pendonor. Atas nama RSUD Jatisampurna, saya juga menyampaikan apresiasi kepada UTD PMI Kota Bekasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ujar Dwi Sudarwanto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang telah berpartisipasi secara sukarela.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan,” katanya.
Ke depan, RSUD Jatisampurna menargetkan kegiatan donor darah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan sedikitnya satu kali setiap tiga bulan. Melalui kegiatan yang berkesinambungan tersebut, kolaborasi dengan PMI Kota Bekasi diharapkan semakin kuat sehingga ketersediaan darah melalui Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) dapat terus terjaga untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, RSUD Jatisampurna kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai program kemanusiaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Sudarwanto pun mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Saya mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Selain memberikan manfaat bagi penerima transfusi, donor darah juga menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan yang mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang memperoleh pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (Adv)

