BEKASI RAYABERITA UTAMAPOLITIK

Wali Kota Bekasi: Jangan Panic Buying, Stok Pangan Aman

KOTA BEKASI EditorPublik.com – Gerakan Pangan Murah resmi digelar di Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (24/3). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, serta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam sambutannya, Anindya Bakrie menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan Kadin untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Ini adalah langkah konkret dalam mendukung ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Program ini juga menjadi bagian dari solusi empat pilar Kadin, yaitu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Rumah Layak Huni dan Terjangkau, serta Tenaga Kerja Imigran,” ujar Anindya Bakrie.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Bapanas dan Kadin kepada warga Kota Bekasi melalui program ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi solusi atas kekhawatiran masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri.

“Warga tidak perlu melakukan panic buying. Kami pastikan stok pangan di Kota Bekasi aman. Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari program kerja 100 hari kepemimpinan saya,” kata Tri Adhianto.

Tri Adhianto juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin di Kota Bekasi. “Dengan adanya acara seperti ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau, inflasi tetap terkendali, dan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat,” tambahnya.

Setelah memberikan sambutan, Kepala Bapanas, Ketua Kadin Indonesia, dan Wali Kota Bekasi menyempatkan diri untuk meninjau langsung stand-stand dagangan. Berbagai kebutuhan pangan seperti daging, ikan, telur, dan bumbu masak tersedia dengan harga yang lebih murah.

Acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. (Msk)