Akuatik Kota Bekasi Panen Lima Emas, Tiga Rekor Porprov Pecah
KABUPATEN BEKASI EditorPublik.com – Kolam Aquatic Center Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi dominasi tim renang Kota Bekasi pada hari kedua pertandingan cabang olahraga (cabor) akuatik Porprov XV Jawa Barat 2026. Tampil impresif, para perenang Kota Patriot sukses membawa pulang lima medali emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan.
Tak hanya memborong medali emas, kontingen Kota Bekasi juga tampil istimewa dengan mencatatkan tiga rekor baru Porprov Jawa Barat. Hasil ini menjadi bukti ketangguhan para atlet sekaligus mempertegas posisi Kota Bekasi sebagai salah satu kekuatan dalam persaingan renang tingkat Jawa Barat.
Ketua Akuatik Indonesia Kota Bekasi, Anim Imamuddin, mengapresiasi penampilan para atlet yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di tengah ketatnya persaingan.
“Perolehan lima medali emas ini menjadi pencapaian penting bagi Kota Bekasi. Terlebih, para atlet juga mampu memecahkan tiga rekor Porprov Jabar,” ujar Anim dalam keterangan resminya, Sabtu (7/11/2026).
Sorotan utama tertuju kepada Arqayla Najwari. Perenang putri andalan Kota Bekasi itu tampil luar biasa dengan menyumbangkan dua medali emas sekaligus memecahkan dua rekor Porprov.
Emas pertama diraih Arqayla dari nomor 200 meter gaya bebas putri. Ia menyentuh finis dengan catatan waktu 2 menit 6,15 detik, mengungguli Nadia Aisha Nurazmi dari Kota Bandung dan Prada Hanan Farmadini dari Kabupaten Bekasi.
Catatan waktu tersebut sekaligus mempertajam rekor Porprov yang sebelumnya dipegang Prada Hanan Farmadini sejak 2018.
Arqayla belum berhenti. Ia kembali naik podium tertinggi setelah memenangi nomor 200 meter gaya ganti putri dengan waktu 2 menit 24,54 detik. Hasil tersebut sekaligus mematahkan rekor milik Yessi Vinisia yang tercipta pada Porprov 2014.
Kontribusi emas berikutnya datang dari Erick Ahmad Fathoni. Ia sukses mengawinkan gelar juara pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dan 200 meter gaya bebas putra. Dua kemenangan tersebut semakin mengukuhkan dominasi perenang Kota Bekasi pada hari kedua pertandingan.
Sementara itu, emas kelima dipastikan melalui nomor estafet putri. Kuartet Arqayla Najwari, Nicolle Callista Phiong, Hutapea Fenesia Cleopatra, dan Keezea Octavia Damayanti tampil solid hingga mencatatkan waktu 4 menit 3,13 detik.
Mereka bukan hanya memastikan medali emas, tetapi juga menorehkan rekor baru Porprov. Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya milik tim estafet Kota Bandung yang membukukan waktu 4 menit 13,78 detik pada Porprov 2018.
Dengan demikian, tiga rekor Porprov berhasil diperbarui oleh atlet Kota Bekasi melalui penampilan gemilang Arqayla dan tim estafet putri.
Sekretaris Akuatik Indonesia Kota Bekasi, Jimmy Reinold, mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, persaingan masih berlangsung sehingga konsistensi dan kondisi fisik harus tetap dijaga.
“Para atlet harus tetap fokus dan menjaga kondisi. Persaingan masih berlangsung sehingga konsistensi penampilan menjadi hal penting untuk mempertahankan peluang meraih medali,” kata Jimmy.
Di luar raihan emas, Kota Bekasi juga mendapat tambahan medali perunggu melalui Hutapea Fenesia Cleopatra dari nomor 200 meter gaya ganti putri.
Tambahan lima emas tersebut semakin memperkuat posisi Akuatik Kota Bekasi dalam perburuan medali Porprov XV Jawa Barat 2026. Hingga hari kedua pertandingan, kontingen ini telah mengoleksi total enam medali emas, dua perak, dan dua perunggu.
Performa impresif tersebut menjadi modal penting bagi para perenang Kota Bekasi untuk melanjutkan perburuan podium pada nomor-nomor pertandingan berikutnya. (Msk)

