Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon Komitmen Perkuat Konsolidasi Organisasi
BANDUNG, EditorPublik.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memasuki periode kepengurusan baru masa bakti 2026–2031. Tantan Sulthon B, S.Sos., M.Sos. resmi memimpin PWI Jawa Barat setelah dilantik bersama jajaran pengurus di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Prosesi tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru PWI Jawa Barat dalam menjalankan roda organisasi, pembinaan anggota, serta program kerja selama lima tahun ke depan.
Tantan bukan sosok baru dalam struktur PWI Jawa Barat. Sebelum dipercaya sebagai ketua, ia menjabat sebagai Sekretaris PWI Jawa Barat periode 2021–2026. Pengalaman tersebut menjadi modal dalam melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran PWI di tengah perubahan lanskap dunia pers.
Usai pelantikan, Tantan menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk membangun hubungan yang produktif dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, hubungan tersebut penting untuk membangun komunikasi kelembagaan yang sehat, namun tetap menempatkan pers pada fungsi dan perannya sebagai pengawal kepentingan publik.
“Kita memiliki niat baik untuk terus menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tentunya pemerintah punya kinerja, masyarakat punya partisipasi, dan kita wartawan punya kewajiban untuk terus mengawal,” ujar Tantan.
Menurut Tantan, kemitraan antara PWI dan pemerintah bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial pers. Sebaliknya, hubungan yang konstruktif dapat menjadi ruang untuk membangun ekosistem informasi publik yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab.
“Pers memiliki ruang untuk memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.
Di sisi internal, Tantan mengatakan kepengurusan baru juga akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota. Penguatan tersebut mencakup pembinaan anggota, peningkatan kompetensi, serta pengembangan organisasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam dunia kewartawanan.
PWI Jawa Barat saat ini menaungi lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di 22 kabupaten dan kota. Organisasi tersebut juga didukung empat kelompok kerja yang menjadi bagian dari aktivitas dan pengembangan organisasi.
Dengan basis anggota dan jaringan organisasi yang cukup luas, konsolidasi menjadi salah satu agenda penting dalam kepengurusan periode 2026–2031. PWI Jawa Barat dituntut tidak hanya memperkuat soliditas internal, tetapi juga memastikan pembinaan profesi dan peningkatan kualitas wartawan berjalan secara berkelanjutan.
Tantangan tersebut semakin besar seiring perubahan lanskap media dan perkembangan teknologi digital. Arus informasi yang semakin cepat menuntut wartawan untuk tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, etika, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Karena itu, kepengurusan PWI Jawa Barat periode 2026–2031 diarahkan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi PWI terhadap kehidupan pers di Jawa Barat.
Di bawah kepemimpinan Tantan Sulthon, PWI Jawa Barat memasuki periode baru dengan agenda konsolidasi organisasi, penguatan kompetensi anggota, serta membangun hubungan kelembagaan yang produktif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dengan tetap menjaga fungsi pers sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat.(Msk)

