Debit Kali Bekasi Menurun, Tri Adhianto Ajak Warga Hemat Air
KOTA BEKASI EditorPublik.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi berkurangnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Menurutnya, penyusutan debit air di Kali Bekasi perlu diantisipasi sejak dini melalui optimalisasi infrastruktur sumber daya air yang telah dibangun Pemerintah Kota Bekasi.
Hal itu disampaikan Tri usai menghadiri penandatanganan serah terima aset dan wilayah Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Kota Bekasi dan Cabang Pondok Ungu antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi di Pendopo Pemerintah Kota Bekasi, Senin (20/7/2026).
Tri menjelaskan, Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak 2022 dengan membangun sarana konservasi air, seperti polder, sumur resapan, dan biopori. Berbagai infrastruktur tersebut terus dikembangkan sebagai upaya menjaga ketersediaan cadangan air di tengah ancaman kekeringan saat musim kemarau.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kita inisiasi pada tahun 2022 lalu, kita sudah banyak membangun sumber-sumber resapan dan biopori yang sedang dikembangkan mampu menjadi cadangan air yang kita miliki,” ujar Tri.
Ia berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun, khususnya polder, dapat berfungsi secara optimal untuk menopang kebutuhan air ketika debit Kali Bekasi mengalami penurunan.
Di sisi lain, Tri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan menggunakan air bersih secara bijak. Menurutnya, kebiasaan menghemat air menjadi salah satu langkah sederhana namun penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan air selama musim kemarau.
Tidak hanya berfokus pada penyediaan cadangan air, Pemerintah Kota Bekasi juga memanfaatkan musim kemarau sebagai momentum mempercepat penataan sungai. Selain normalisasi aliran, penguatan infrastruktur pengendali banjir, termasuk peninggian tanggul di sejumlah titik, menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan wilayah terhadap perubahan cuaca ekstrem. (Adv)

